loading...

Ahok Sebut Pancasila Lengkap Jika Minoritas Jadi Presiden, Ketua Anindo : Ini Penafsiran yang Keliru dan Berbahaya

Kabar heboh kembali soal pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) yang menyinggung Pancasila dicap sangat berbahaya. Ketua Umum Aliansi Nasionalis Indonesia (Anindo) Edwin Henawan Soekowati mengatakan, saat menghadiri acara ulang tahun politisi senior PDIP, Sabam Sirait, Ahok masih menyinggung soal dinamika kaum minoritas dan mayoritas. Baca juga : Maklumat MUI Soal Pernyataan Ahok Sebut Surat Al-Maidah 51

Pernyataan itu dinilainya sebagai kekeliruan dalam menafsirkan Pancasila. 

“Ahok mengatakan, bahwa Indonesia utuh apabila minoritas sudah menjadi presiden. Ini adalah penafsiran yang keliru dan sangat berbahaya. Karena statemen Ahok ini sama saja menilai bahwa Pancasila, walau dipimpin oleh mayoritas dan berhasil, tapi minoritas belum jadi presiden, maka Pancasila belum sempurna," kata Edwin dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (19/10).

Karena itu, mantan anggota MPR/DPR Fraksi PDI periode 1987-1992 meminta partai politik pengusung menertibkan bicara Ahok. "Jangan lagi berbicara yang menyinggung masalah suku, agama, ras dan antar golongan atau (SARA), yang berpotensi memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia," pintanya, seperti dikutip dari jpnn.com.

Sementara portal berita nasional merdeka.com yang mengusung judul Ahok Sebut Pancasila Lengkap Jika Suatu Hari Minoritas Jadi Presiden menyebutkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menghadiri undangan perayaan hari ulang tahun politikus senior PDIP, Sabam Sirait. Dalam acara itu Ahok juga menyampaikan sambutan.
Ahok Sebut Pancasila Lengkap Jika Minoritas Jadi Presiden, Ketua Anindo : Ini Penafsiran yang Keliru dan Berbahaya
Gambar : merdeka.com

Dalam sambutannya itu, Ahok menyinggung kesempatan kaum minoritas untuk menjadi pemimpin.

"Kalau suatu hari yang dicap minoritas di negeri ini konstitusi menjamin bisa menjadi presiden republik ini. Maka atap dan pagar rumah Pancasila lengkap kita bangun," ujar Ahok di hadapan Sabam dan para tamu undangan di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Sabtu (15/10).
Info lainnya : Inilah Hasil Sementara Pemeriksaan Bareskrim di Kepulauan Seribu
Dia menambahkan sekiranya harapannya itu tercapai, Ahok menilai rumah pancasila telah terealisasi dengan utuh. "Saya yakin semua yang hadir di tempat ini semua mendoakan umur panjang untuk melihat rumah Pancasila selesai kita bangun itu cita-cita proklamator. Saya kira itu cita-cita kita bersama," pungkasnya.

Di akhir sambutannya itu, para tamu undangan langsung memberikan riuh tepuk tangan. Selain Ahok, beberapa tamu undangan yang hadir dalam HUT ke-80 Sabam Sirait adalah Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, mantan ketua umum Golkar, Akbar Tandjung, Yenni Wahid, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Sumber :
https://www.merdeka.com/peristiwa/ahok-sebut-pancasila-lengkap-jika-suatu-hari-minoritas-jadi-presiden.html
http://www.jpnn.com/read/2016/10/19/475261/Pernyataan-Ahok-Soal-Pancasila-Ini-Dianggap-Berbahaya-
Ahok Sebut Pancasila Lengkap Jika Minoritas Jadi Presiden, Ketua Anindo : Ini Penafsiran yang Keliru dan Berbahaya
Gambar : jpnn.com
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+