loading...

Pernyataan Sikap Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam : Seluruh Kader Turun Aksi Serentak 4 Nopember

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) di bawah kepemimpinan Ketua Umum Mulyadi P Tamsir, resmi bersikap terkait Aksi Bela Islam II 4/11 di Jakarta. Berdasarkan Hasil rapat bersama PB HMI dan Pengurus HMI Cabang se-Jabotabek bertempat di sekretariat PB HMI, Jl. Sultan Agung No 25, pada Selasa, 1 November 2016, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyatakan beberapa hal sebagai berikut.
Baca juga : Presiden Jokowi Tegaskan Siap Turun Tangan Jika Kasus Ahok Tak Tuntas

Pernyataan Sikap Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Soal Kasus Dugaan Penistaan Agama Oleh Ahok

  1. Presiden Joko Widodo harus menjadi pemimpin yang tegas, adil, dan bijaksana bagi masyarakat Indonesia, dengan tidak melindungi Sdr. Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dari jeratan hukum atas kasus penistaan Agama Islam.
  2. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai aparat penegak hukum harus segera melakukan proses penindakan hukum terhadap Sdr. Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dengan seadil-adilnya.
  3. Meminta kepada seluruh masyarakat Untuk tetap bersikap tenang, menjaga kondusifitas dan tidak terprovokasi dan tidak melakukan tindakan provokatif yang mengarah/melebar kepada konflik sosial, suku dan agama yang dapat mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  4. Mengintruksikan kepada seluruh anggota/kader HMI Cabang se-Indonesia untuk turun aksi serentak pada 4 November 2016 di daerahnya masing-masing dalam mendorong proses penegakkan hukum dalam kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Sdr. Basuki Tjahja Purnama (Ahok).
Jakarta, 2 November 2016

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam

Mulyadi P. Tamsir (Ketua Umum)
Amijaya (Sekretaris Jenderal)
Pernyataan Sikap Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam : Seluruh Kader Turun Aksi Serentak 4 Nopember
Demo HMI (Dok.JPNN.COM)
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+