loading...

Dianggap Hina Pancasila, Begini Laporan Sebelum Panglima TNI Hentikan Kerjasama Militer dengan Australia

Hubungan Indonesia dan Australia kembali memanas. Pemicunya adalah materi bahan ajar di fasilitas militer Australian Defence Force (ADF) yang dianggap melecehkan Pancasila. Sebelumnya lihat berita : TNI Marah, Australia Langsung Kirim Surat Klarifikasi ke Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Sumber Fairfax Media sebagaimana dikutip Sydney Morning Herald menyebut penghinaan itu ada dalam bahan ajar di fasilitas latihan ADF di Perth tahun lalu. Ada materi dalam bahan ajar yang dianggap sangat menyinggung TNI.

Materi itu terkait dengan aksi TNI pada 1965 dan di Timor Timur, saat negeri yang kini bernama Timor Leste itu masih menjadi bagian Indonesia. Ada yang menganggap materi itu sebagai penilaian ilmiah, tapi di sisi lain TNI menganggapnya sebagai penghinaan.
Baca juga : Sepanjang 2016, Warga Asing yang Dideportasi Mayoritas dari China
Selain itu, ada juga kertas bertuliskan PANCAGILA yang dilaminasi. Ada seorang instruktur Kopassus peserta pelatihan yang melihatnya. Instruktur di korps pasukan elite itu tersinggung lantaran Pancasila sebagai lima prinsip yang dipedomani dan dihormati TNI, justru dipelesetkan sebagai lima prinsip gila.

Saat pulang ke Indonesia, instruktur Kopassus itu langsung membuat laporan ke Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Hingga akhirnya Jenderal Gatot mengeluarkan telegram yang isinya memerintahkan TNI mengakhiri semua kerja sama militer dengan Australia.

Sumber : http://www.jpnn.com/news/konon-inilah-ulah-militer-australia-penyebab-tni-marah
Dianggap Hina Pancasila, Begini Laporan Sebelum Panglima TNI Hentikan Kerjasama Militer dengan Australia
Panglima TNI Gatot Nurmantyo
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+
close
loading...