loading...

Massa FPI Diserang Usai Membubarkan Diri, Anggotanya di Warung Makan pun Dikeroyok Ormas GMBI

Aksi damai berujung ricuh bahkan hingga malam hari masih terjadi pembakaran pos markas salah satu ormas. Sebelumnya heboh di media sosial foto-foto pengeroyokan anggota FPI oleh salah satu ormas di warung Ampera. Bahkan dikabarkan anggota FPI tersebut patah tangan usai dipukul pakai balok. Baca juga : Mendagri Resmi Meralat Bahwa FPI Telah Terdaftar dan Diperpanjang di Kemendagri pada 2014

Dikutip dari JPPN.com, bentrok massa terjadi di kawasan Mapolda Jawa Barat, Bandung, Kamis (12/1) sore. Kericuhan ini berlangsung setelah imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq menuntaskan pemeriksaan terkait dugaan pelecehan Pancasila, di Mapolda Jabar. Bentrok ini diduga melibatkan massa FPI dan salah satu ormas.

Front Pembela Islam, lewat akun Twitter-nya, @DPP_FPI menyatakan, kerusuhan itu terjadi di sebuah warung makan. "Saat pulang, seorang anggota FPI tiba-tiba diserang & dikeroyok ormas GMBI ketika sedang makan di warung Ampera. Kapolda Jabar pembina GMBI," bunyi cuitan akun tersebut.

"Seluruh umat Islam yang diserang preman GMBI terjadi usai massa membubarkan diri. Massa GMBI diduga sengaja dikerahkan Kapolda Jabar. Massa umat Islam pulang dg damai. Tdk ada ricuh. Tapi saat mrk sdh jalan & berpencar ke msg2 tujuan, disitulah Preman GMBI menyerang," imbuh @DPP_FPI. Sumber : http://www.jpnn.com/news/anggota-fpi-diserang-ketika-sedang-makan
Massa FPI Diserang Usai Membubarkan Diri, Anggotanya di Warung Makan pun Dikeroyok Ormas GMBI
Anggota FPI Dikeroyok (Foto : Panjimas.com)

Massa FPI Diserang Usai Membubarkan Diri, Anggotanya di Warung Makan pun Dikeroyok Ormas GMBI
Korban Patah Tangan Usai Dikeroyok GMBI
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+
close
loading...