PENTING! Begini Cara Efektif Bahagiakan Guru dan Siswa Sehingga Betah di Sekolah

Menurut penulis buku Sekolah Nir Kekerasan, Muhammad Nur Rizal, pelajar di negeri kangguru (Australia) selalu ingin kembali ke sekolah setiap hari. “Saat tinggal di Australia, kami pernah disurvei oleh pihak sekolah. Isi surveinya hanya tiga pertanyaan,” kata Rizal. Antara lain, apakah anak merasa senang saat berada di sekolah, apakah ada teman atau guru yang membuat anak merasa terganggu, dan apakah anak punya teman bermain di sekolah.

Hasil survei itu, kata Rizal, disampaikan pada Kementerian Pendidikan setempat, lalu dijadikan sebagai landasan kebijakan untuk mengembangkan program kegiatan di sekolah. Setidaknya ada beberapa hal yang dimiliki oleh sekolah-sekolah di Australia.
Baca juga : Aturan Baru, Pelajaran UN Dikurangi dan Siswa Bebas Memilih Mata Pelajaran yang Disukai
Pertama, sekolah memberikan ruang yang seimbang untuk fisik dan emosi anak. Salah satunya terlihat dari suasana kelas, di mana bangku disusun melingkari ruangan. Sementara di tengah-tengah ruangan dibiarkan kosong. Sehingga anak memiliki ruang gerak yang luas.

Kedua, guru dan anak selalu diposisikan sebagai objek pendidikan. Mereka menetapkan target pembelajaran yang ingin dicapai. Adapun target sekolah di sana tidak pernah berbasis pada standar angka seperti di Indonesia.

Selain itu guru dan siswa juga membuat rule of conduct di kelas masing-masing, biasanya berupa aturan mengenai pelanggaran dan konsekuensi atas pelanggaran yang dilakukan. “Misalnya kalau ada anak yang memukul temannya, guru pasti memberhentikan pelajaran untuk berbicara pada anak tersebut. Lalu sang anak dikembalikan pada rule of conduct yang telah dibuat bersama,” kata Rizal.

Ketiga, guru selalu memberikan ruang pada anak untuk bereksplorasi. Keempat anak-anak diberikan kehidupan yang menantang. Salah satunya melalui sistem buddy atau teman baik antara siswa senior dan junior.

Biasanya satu siswa senior diberi tanggung jawab untuk menjaga satu orang juniornya. Mereka berkewajiban untuk mendampingi adik kelasnya selama di sekolah. Selain itu, di setiap sekolah pasti memiliki bangku pertemanan yang khusus dibuat untuk siswa yang membutuhkan teman. “Jadi bagi siapa saja yang menemukan siswa duduk di bangku tersebut wajib menemaninya,” tutur Rizal. Menurutnya sistem pendidikan seperti ini mampu menekan angka kekerasan yang sering kali terjadi di sekolah.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/16/12/31/oj1t7q291-begini-cara-sekolah-di-australia-bahagiakan-para-siswa
PENTING! Begini Cara Efektif Bahagiakan Guru dan Siswa Sehingga Betah di Sekolah
Ilustrasi Siswa dan Guru
loading...
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+