loading...

PB IKA PMII : Kenapa Negeri Sebesar ini, Pemerintahnya Sibuk Membela Ahok

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII), Ahmad Muqoam minta pemerintah turun tangan terhadap perlakuan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan pengacaranya yang bersikap kasar kepada Ketua MUI KH Ma’ruf Amin dalam sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama.

"Kalau pemerintah tidak mengambil sikap dari peran antagonistiknya Ahok, ya berkepanjangan. Saya tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi karena ini orang NU," kata Ketua Komite I DPD RI seperti diberitakan Republika.co.id (2/2).
Baca juga : SBY Berharap Jokowi Berkenan Menjelaskan Siapa yang Menyadap Teleponnya
Muqoam beralasan tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi terhadap calon gubernur DKI Jakarta itu. Ia memerinci, Nadlatul Ulama mempunyai pengikut sekira 92 juta orang. Sehingga, menurutnya wajar apabila kalangan NU, Ansor, Banser, Fathayat NU merasa tak terima atas penghinaan yang dialamatkan pada Ma'ruf Amin.

Sementara itu, Zaini Rachman mempertanyakan sikap pemerintah yang terus membela Ahok. "Kenapa negeri sebesar ini, pemerintah sibuk membela Ahok. Ahok itu antagonis di negeri ini. Sekarang apa Ahok mau bertanggung jawab kalau terjadi reaksi dari masyarakat NU?" ujar dia.

Ia mengkritisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai tidak kredibel. "Pemerintah ini parah di bidang politik dan hukum. Semua langkah politik Jokowi parah," ujar dia. (Neng/rpk)
Ketum PB IKA PMII : Kenapa Negeri Sebesar ini, Pemerintahnya Sibuk Membela Ahok
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+