loading...

Geger Soal Kata "Pribumi", Ternyata Pernyataan 3 Tokoh Penting ini Lebih Makjleb Soal "Pribumi"

HEBOH - Kata "PRIBUMI" menjadi polemik usai pelantikan Gubernur DKI, padahal sebelumnya beberapa tokoh juga menggunakan kata "PRIBUMI" tapi tetap adem ayem. Mau tau siapa tokoh-tokoh yang menggunakan kata "PRIBUMI" juga??? CEKIDOT... eeeh baca dulu : Tahun ini Pemerintah Serahkan 15 Bandara dan Pelabuhan ke Tangan Swasta

Dikutip dari republika.co.id, hampir serupa dengan apa yang disampaikan Gubernur DKI Anies Baswedan, Megawati menggunakan kata "PRIBUMI" untuk menunjukkan penindasan di masa lalu.
Politik etis atau politik balas budi dimulai pada tahun 1901, yang seolah membuka akses pendidikan bagi rakyat pribumi. Dulu kita dipangglnyanya pribumi. Padahal, maksud politik yang sebenarnya adalah agar kolonialisme tetap bertahan, dengan diperkuat oleh tenaga cakap pribumi yang dibayar dengan murah. Pada waktu itu mereka disebut antek.
Selanjutnya dikutip dari Tempo.co, dalam keterangan tertulis, Rabu, 18 Januari 2017, Menteri Susi mengatakan,
Sekarang, pemerintah akan menggulirkan program membangun konglomerasi pribumi, membangun perusahaan pribumi, supaya kuat,
Nah, yang lebih mantep lagi dikutip dari kompas.com bahwa Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, ada pihak-pihak yang menghalang-halangi pengusaha pribumi mengembangkan bisnis di Indonesia.
"Jangan begitu dong berpikir itu (mencurigai pengusaha pribumi). Gila itu berpikir begitu. Orang ada pengusaha yang mau, dibilangin, dihalang-halangin,"
"Kenapa yang ngomong itu suka begitu (menuding pengusaha pribumi)? Mau meruntuhkan pengusaha nasional pribumi?""Kalian pribumi, tidak boleh kerja di daerahnya, Anda mau kerja di mana? Siapa yang kasih pekerjaan di dunia ini kalau bukan para pengusaha? Bukan mereka-mereka yang suka ngomong itu yang kasih kerja orang, tapi para pengusaha ini,"
Sekarang terserah bagaimana reaksi ANDA???
Geger Soal Kata "Pribumi", Lalu Kenapa Ributnya Kok Baru Sekarang
Captured
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+