Ini Penjelasan Polri Soal Impor Amunisi Satu Kontainer

KABAR TERBARU beredar bahwa ada satu kontainer berisi 500 boks berisi 500 ribu butir amunisi senjata api kaliber 9 mm. Kontainer asal Korea Selatan itu tiba di Terminal Peti Kemas, Koja, Jakarta Utara, pada Kamis (5/10).

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto angkat bicara. Dia mengatakan, amunisi tersebut merupakan milik Perbakin. Impor peluru, kata dia, dilakukan atas nama Ketua Umum PB Perbakin Bambang Triatmojo. "Peluru tersebut diimpor dalam rangka mendukung latihan atlet Perbakin guna mengikuti kejuaraan menembak," jelas Setyo dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (6/10).
Baca juga : Wiranto Jelaskan Soal Impor Amunisi Tajam Mabes Polri, Dititipkan ke TNI
Dia mengungkapkan, atlet Perbakin dalam dekat akan mengikuti 2 kejuaraan. Yakni kejuaraan Bascot VI Shoting Championship & Expo pada tanggal 5-29 Oktober 2017 di Lapangan Tembak Hoegeng Imam Santoso Mako Brimob Kelapa Dua Depok dan kejuaraan menembak Reaksi Level III IPSC 5th Physician’s Cup 2017 a Memorial Tribute To Iroa/nroi Mr Chepit Dulay pada tanggal 13-26 Oktober 2017 di Filipina.

Impor amunisi senjata itu juga telah sesuai dengan izin dari Polri dan telah mendapat rekomendasi BAIS TNI. Izin dari Kapolri terkait impor amunisi tersebut bernomor SI/5882/VII/2017 pada tanggal 7 Juli 2017. Sementara, rekomendasi BAIS TNI diperoleh Perbakin pada 8 Agustus dengan nomor R/1178/VIII/2017.

Kontainer berisi amunisi itu pada Jumat (6/10) pukul 16.15 WIB diberangkatkan menuju Mabes Polri di Jalan Gelora Senayan, Jakarta, pada Jumat (6/10). Amunisi itu diimpor oleh PT Bintang Cakra Kencana, perusahaan yang berada di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (kumparan, 6/10)
Ini Penjelasan Polri Soal Impor Amunisi Satu Kontainer
ILUSTRASI
loading...
Sebarkanlah untuk mencerdaskan umat,
SEMOGA BERMANFAAT!!!