Istana Bantah Daya Beli Turun, Apindo Beberkan Bukti Lemahnya Daya Beli Masyarakat

loading...
JAKARTA--Presiden Joko Widodo menyebutkan isu turunnya daya beli masyarakat sengaja diciptakan lawan politiknya dalam pertarungan pemilihan Presiden pada 2019 mendatang. Bahkan, menurut kepala negara, yang saat ini terjadi bukan penurunan daya beli, melainkan peralihan konsumsi belanja masyarakat.

Ada tren perbaikan dalam kesejahteraan masyarakat di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Kesejahteraan meningkat, kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, karena naiknya daya beli. Isu daya beli rendah menjadi tidak relevan di sini.
Baca juga : Soal Polemik Pidato "Pribumi", Dubernur Anies kembali Dilaporkan ke Polisi
Menteri Puan menegaskan peningkatan kesejahteraan terjadi seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat dari 40 persen masyarakat terbawah. Untuk Program beras rakyat sejahtera (Rastra), kata dia, dengan didukung program Rastra dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) mampu menjangkau lebih dari 15,5 juta keluarga penerima manfaat.
Link : http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/17/10/24/oyad5n440-menteri-puan-masyarakat-sejahtera-karena-daya-beli-naik

Di sisi lain, Wakil Ketua Apindo Suryadi Sasmita menilai, data pertumbuhan Pajak Pertambahan Nilai yang tumbuh tinggi hingga pertengahan tahun, tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi daya beli yang positif. Pengusaha, kata dia, memiliki data tersendiri atas kondisi daya beli masyarakat.

“Pemerintah itu misalkan PPN naik, dianggap berarti penjualan naik. Kalau pengusaha berbeda. PPN naik itu adalah PPN impor, dan yang habis ikut tax amnesty,” kata Suryadi di Jakarta, Kamis 5 Oktober 2017.

Menurut Suryadi, bukti lemahnya daya beli masyarakat tercermin jelas dengan keputusan sejumlah pengusaha yang merumahkan karyawannya. Ada pula yang menggeser status pekerja karyawannnya dari formal menjadi informal, bahkan beberapa perusahaan yang mengurangi jam kerja karyawan.

Belum lagi, fenomena sejumlah pusat perbelanjaan yang memutuskan untuk menghentikan kegiatan operasionalnya alias tutup. Menurut Suryadi, hal ini merupakan bukti jelas bahwa saat ini telah terjadi penurunan daya beli masyarakat di berbagai segmen, terutama di kalangan menengah.
Link : http://www.viva.co.id/berita/bisnis/963685-apindo-beberkan-bukti-daya-beli-masyarakat-turun
Istana Bantah Daya Beli Turun, Apindo Beberkan Bukti Lemahnya Daya Beli Masyarakat
Captured
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+