Penyalahgunaan Data Penduduk Terjadi di Malaysia dan Australia, Bagaimana Indonesia?

JAKARTA--Aturan baru Kemkominfo Nomor : 187/HM/KOMINFO/10/2017 Tanggal 11 Oktober 2017 Tentang Pemerintah Akan Berlakukan Peraturan Registrasi Kartu Prabayar Dengan Validasi Data Dukcapil, Berikut Cara Registrasi pelanggan kartu prabayar. Sementara itu, banyak pihak yang meragukan penyalahgunaan dari penggunaan data tersebut. Berikut bukti penyalahgunaan data penduduk di beberapa negara.
Baca juga : Penjelasan Resmi Kemkominfo Terkait Marak Pemberitaan HOAX Registrasi Kartu Seluler
Di Malaysia, Pemerintah Malaysia sudah lama mewajibkan warganya mendaftarkan nomor handphone beserta data pribadi penggunanya. Tetapi, ternyata, data yang dikumpulkan secara online itu tidak aman. Belakangan, muncul laporan adanya upaya jual beli data milik sedikitnya 46 juta pengguna telepon genggam di Malaysia.

Laporan yang kali pertama muncul di Lowyat.net, situs berita teknologi Malaysia, itu membuat Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC) pusing.

Kini komisi tersebut sibuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan data itu. Jika hal tersebut benar, artinya MCMC sedang menghadapi kasus pencurian data online terbesar di Asia. Korbannya bisa jadi seluruh penduduk Malaysia. ”Kami sudah mulai bisa mendeteksi sumber kebocoran data itu dan akan menuntaskan penyelidikan sesegera mungkin,” kata Menteri Komunikasi dan Multimedia Salleh Said Keruak kemarin (1/11)
Link : https://www.jpnn.com/news/data-46-juta-pengguna-handphone-disalahgunakan-heboh

Di Australia, Juru bicara ekonomi digital dari Partai Buruh, Ed Husic, mengatakan pemerintah telah mengetahui soal pelanggaran data sejak bulan Oktober dan tidak mengungkapkannya sampai laporan terbit di media hari Kamis (2/11). "Pemerintah tidak dapat mengklaim bahwa ini bukan kesalahan tindakan kontraktor. Pada akhirnya, seseorang harus bertanggung jawab atas masalah ini." katanya.

"Ini adalah beberapa data sangat sensitif yang telah diperoleh dari password hingga kartu kredit, 50.000 orang di Australia, baik di kalangan pemerintah dan bank. Ini adalah pelanggaran berat dan pemerintah harus memperlakukannya dengan serius."
Link : https://www.jpnn.com/news/puluhan-ribu-data-pribadi-warga-australia-tersebar

Menurut Anda, Bagaimana dengan Indonesia yang Baru saja Menerapkan Aturan Wajib Menyertakan Nomor KTP dan KK untuk Registrasi Kartu SIM?

loading...
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+