loading...

Resmi Dilaporkan, Ternyata Postingan Dr. Arya Wedakarna Sungguh Tidak Disangka Begini Isinya

INTERNET-Persekusi yang dialami dai kondang asal Riau ustaz Abdul Somad Lc.MA (UAS) masih hangat menjadi bahasan di media sosial. Kabar terbaru sejumlah pihak telah melaporkan Dr. Arya Wedakarna karena diduga terlibat menolak UAS sebagaimana postingannya di halaman facebook. Berikut postingan Dr. Arya Wedakarna di media sosial facebook yang menjadi sorotan publik dan telah mengalami 8 (DELAPAN) kali pengeditan.
Baca juga : Metro TV Dilaporkan Karena Menuding Kegiatan Reuni 212 Sebagai Perayaan Intoleransi

Berikut Postingan Dr. Arya Wedakarna yang Mengalami 8 Kali Pengeditan

Dr. Arya Wedakarna
1 Desember pukul 11:35
Semeton Bali, kami menerima aspirasi dari masyarakat terkait dgn hal ini. Dan sudah viral dimedsos sejak beberapahari lalu. Semoga aparat keamanan, pecalang jagabaya desa adat sayaga dan FKUB dapat menindaklanjuti hal ini. Siapapun boleh datang ke Bali, Pulau Seribu Pura, bahkan Raja Arab Saudi saja tdk masalah datang ke Bali untuk berlibur asal tanpa agenda politik terselubung. Tapi tentu Bali menolak jika ada oknum siapapun yg datang ke Pulau Dewata dengan agenda anti Pancasila. Ngiring kawal NKRI dan Tolak Agenda Khilafah tersosialisasi di Bali. Terimakasih pada teman teman LSM dan Kelompok Hindu Bali yang sudah bersuara akan hal ini dan saatnya bersatu amankan Bali. Untuk aparat Polri, mohon diperiksa siapa penyelenggara ini program ini ? Dan apa motif panitia lokal di Bali untuk mengundang atau mau menerima sosok yg tdk disukai oleh umat Hindu sebagai mayoritas ? Apa ada skenario adu domba umat ? Selain itu dari agenda mereka ada terera ada kegiatan ditempat ibadah ditengah kompleks TNI di Jl Sudirman Denpasar, apakah program ini tdk masuk radar Jajaran TNI baik Kodam atau Korem ? Semoga segera diklarifikasi. PUNAPI niki semeton ? ( admin ) @jokowi @sekretariat.kabinet @kantorstafpresidenri @kemenko_pmk @divisihumaspolri @polhukamri @puspentni #tolakkhilafah #metangi #desaadat #jagabaya #metangi #savepancasila #dauhtukad #savejokowi #saveahok
Resmi Dilaporkan, Ternyata Postingan Dr. Arya Wedakarna Sungguh Tidak Disangka Begini Isinya
Status Facebook
Dr. Arya Wedakarna
1 Desember pukul 11:44
Semeton Bali, kami menerima aspirasi dari masyarakat terkait dgn hal ini. Dan sudah viral dimedsos sejak beberapahari lalu. Semoga aparat keamanan, pecalang jagabaya desa adat sayaga dan FKUB dapat menindaklanjuti hal ini. Siapapun boleh datang ke Bali, Pulau Seribu Pura, bahkan Raja Arab Saudi saja tdk masalah datang ke Bali untuk berlibur asal tanpa agenda politik terselubung. Tapi tentu Bali menolak jika ada oknum siapapun yg datang ke Pulau Dewata dengan agenda anti Pancasila. Ngiring kawal NKRI dan Tolak Agenda Khilafah tersosialisasi di Bali. Terimakasih pada teman teman LSM dan Kelompok Hindu Bali yang sudah bersuara akan hal ini dan saatnya bersatu amankan Bali. Untuk aparat Polri, mohon diperiksa siapa penyelenggara ini program ini ? Dan apa motif panitia lokal di Bali untuk mengundang atau mau menerima sosok yg tdk disukai oleh umat Hindu sebagai mayoritas ? Apa ada skenario adu domba umat ? Selain itu dari agenda mereka ada terera ada kegiatan ditempat ibadah ditengah kompleks TNI di Jl Sudirman Denpasar, apakah program ini tdk masuk radar Jajaran TNI baik Kodam atau Korem ? Jangan lupa bahwa umat Hindu masih menunggu tindaklanjut kasus pelecehan pecalang oleh M pentolan ormas agama dan kasus penghinaan Hindu oleh ES. Semoga segera diklarifikasi. PUNAPI niki semeton ? ( admin ) @jokowi @sekretariat.kabinet @kantorstafpresidenri @kemenko_pmk @divisihumaspolri @polhukamri @puspentni #tolakkhilafah #metangi #desaadat #jagabaya #metangi #savepancasila #dauhtukad #savejokowi #saveahok

Dr. Arya Wedakarna
1 Desember pukul 11:48
Semeton Bali, kami menerima aspirasi dari masyarakat terkait dgn hal ini. Dan sudah viral dimedsos sejak beberapahari lalu. Semoga aparat keamanan, pecalang jagabaya desa adat sayaga dan FKUB dapat menindaklanjuti hal ini. Siapapun boleh datang ke Bali, Pulau Seribu Pura, bahkan Raja Arab Saudi saja tdk masalah datang ke Bali untuk berlibur asal tanpa agenda politik terselubung. Tapi tentu Bali menolak jika ada oknum siapapun yg datang ke Pulau Dewata dengan agenda anti Pancasila. Ngiring kawal NKRI dan Tolak Agenda Khilafah tersosialisasi di Bali. Terimakasih pada teman teman LSM dan Kelompok Hindu Bali yang sudah bersuara akan hal ini dan saatnya bersatu amankan Bali. Untuk aparat Polri, mohon diperiksa siapa penyelenggara ini program ini ? Dan apa motif panitia lokal di Bali untuk mengundang atau mau menerima sosok yg tdk disukai oleh umat Hindu sebagai mayoritas ? Apa ada skenario adu domba umat ? Selain itu dari agenda mereka ada terera ada kegiatan ditempat ibadah ditengah kompleks TNI di Jl Sudirman Denpasar, apakah program ini tdk masuk radar Jajaran TNI baik Kodam atau Korem ? Jangan lupa bahwa umat Hindu masih menunggu tindaklanjut kasus pelecehan pecalang oleh M pentolan ormas agama dan kasus penghinaan Hindu oleh ES. Semoga segera diklarifikasi. PUNAPI niki semeton ? ( admin ) @jokowi @sekretariat.kabinet @kantorstafpresidenri @kemenko_pmk @divisihumaspolri @polhukamri @puspentni #tolakkhilafah #metangi #desaadat #jagabaya #metangi #savepancasila #dauhtukad #savejokowi #saveahok #ngiringdesaadatbergerak #balishanti

Dr. Arya Wedakarna
1 Desember pukul 11:49
SHARET IT - Semeton Bali, kami menerima aspirasi dari masyarakat terkait dgn hal ini. Dan sudah viral dimedsos sejak beberapahari lalu. Semoga aparat keamanan, pecalang jagabaya desa adat sayaga dan FKUB dapat menindaklanjuti hal ini. Siapapun boleh datang ke Bali, Pulau Seribu Pura, bahkan Raja Arab Saudi saja tdk masalah datang ke Bali untuk berlibur asal tanpa agenda politik terselubung. Tapi tentu Bali menolak jika ada oknum siapapun yg datang ke Pulau Dewata dengan agenda anti Pancasila. Ngiring kawal NKRI dan Tolak Agenda Khilafah tersosialisasi di Bali. Terimakasih pada teman teman LSM dan Kelompok Hindu Bali yang sudah bersuara akan hal ini dan saatnya bersatu amankan Bali. Untuk aparat Polri, mohon diperiksa siapa penyelenggara ini program ini ? Dan apa motif panitia lokal di Bali untuk mengundang atau mau menerima sosok yg tdk disukai oleh umat Hindu sebagai mayoritas ? Apa ada skenario adu domba umat ? Selain itu dari agenda mereka ada terera ada kegiatan ditempat ibadah ditengah kompleks TNI di Jl Sudirman Denpasar, apakah program ini tdk masuk radar Jajaran TNI baik Kodam atau Korem ? Jangan lupa bahwa umat Hindu masih menunggu tindaklanjut kasus pelecehan pecalang oleh M pentolan ormas agama dan kasus penghinaan Hindu oleh ES. Semoga segera diklarifikasi. PUNAPI niki semeton ? ( admin ) @jokowi @sekretariat.kabinet @kantorstafpresidenri @kemenko_pmk @divisihumaspolri @polhukamri @puspentni #tolakkhilafah #metangi #desaadat #jagabaya #metangi #savepancasila #dauhtukad #savejokowi #saveahok #ngiringdesaadatbergerak #balishanti

Dr. Arya Wedakarna
1 Desember pukul 12:03
SHARET IT - Semeton Bali, kami menerima aspirasi dari masyarakat terkait dgn hal ini. Dan sudah viral dimedsos sejak beberapahari lalu. Semoga aparat keamanan, pecalang jagabaya desa adat sayaga dan FKUB dapat menindaklanjuti hal ini. Siapapun boleh datang ke Bali, Pulau Seribu Pura, bahkan Raja Arab Saudi saja tdk masalah datang ke Bali untuk berlibur asal tanpa agenda politik terselubung. Tapi tentu Bali menolak jika ada oknum siapapun yg datang ke Pulau Dewata dengan agenda anti Pancasila. Ngiring kawal NKRI dan Tolak Agenda Khilafah tersosialisasi di Bali. Terimakasih pada teman teman LSM dan Kelompok Hindu Bali yang sudah bersuara akan hal ini dan saatnya bersatu amankan Bali. Untuk aparat Polri, mohon diperiksa siapa penyelenggara program ini ? Dan apa motif panitia lokal di Bali untuk mengundang atau mau menerima sosok yg tdk disukai oleh umat Hindu sebagai mayoritas ? Apa ada skenario adu domba umat ? Selain itu dari agenda mereka ada terera ada kegiatan ditempat ibadah ditengah kompleks TNI di Jl Sudirman Denpasar, apakah program ini tdk masuk radar Jajaran TNI baik Kodam atau Korem ? Jangan lupa bahwa umat Hindu masih menunggu tindaklanjut kasus pelecehan pecalang oleh M pentolan ormas agama dan kasus penghinaan Hindu oleh ES. Semoga segera diklarifikasi. PUNAPI niki semeton ? ( admin ) @jokowi @sekretariat.kabinet @kantorstafpresidenri @kemenko_pmk @divisihumaspolri @polhukamri @puspentni #tolakkhilafah #metangi #desaadat #jagabaya #metangi #savepancasila #dauhtukad #savejokowi #saveahok #ngiringdesaadatbergerak #balishanti

Dr. Arya Wedakarna
1 Desember pukul 12:33
SHARET IT - Semeton Bali, kami menerima aspirasi dari masyarakat terkait dgn hal ini. Dan sudah viral dimedsos sejak beberapahari lalu. Semoga aparat keamanan, pecalang jagabaya desa adat sayaga dan FKUB dapat menindaklanjuti hal ini. Siapapun boleh datang ke Bali, Pulau Seribu Pura, bahkan Raja Arab Saudi saja tdk masalah datang ke Bali untuk berlibur asal tanpa agenda politik terselubung. Tapi tentu Bali menolak jika ada oknum siapapun yg datang ke Pulau Dewata dengan agenda anti Pancasila. Ngiring kawal NKRI dan Tolak Agenda Khilafah tersosialisasi di Bali. Terimakasih pada teman teman LSM dan Kelompok Hindu Bali yang sudah bersuara akan hal ini dan saatnya bersatu amankan Bali. Untuk aparat Polri, mohon diperiksa siapa penyelenggara program ini ? Dan apa motif panitia lokal di Bali untuk mengundang atau mau menerima sosok yg tdk disukai oleh umat Hindu sebagai mayoritas ? Apa ada skenario adu domba umat ? Selain itu dari agenda mereka ada terera ada kegiatan ditempat ibadah ditengah kompleks TNI di Jl Sudirman Denpasar, apakah program ini tdk masuk radar Jajaran TNI baik Kodam atau Korem ? Jangan lupa bahwa umat Hindu masih menunggu tindaklanjut kasus pelecehan pecalang oleh M pentolan ormas agama dan kasus penghinaan Hindu oleh ES. Semoga segera diklarifikasi. PUNAPI niki semeton ? ( admin ) @jokowi @sekretariat.kabinet @kantorstafpresidenri @kemenko_pmk @divisihumaspolri @polhukamri @puspentni #tolakkhilafah #metangi #desaadat #jagabaya #metangi #savepancasila #savejokowi #saveahok #ngiringdesaadatbergerak #balishanti #teorilemuhdisisikatosditengah #dauhtukad

Dr. Arya Wedakarna
4 Desember pukul 0:00
SHARET IT - Semeton Bali, kami menerima aspirasi dari masyarakat @rendraprism dan @sutyaalit terkait dgn hal ini. Dan sudah viral dimedsos sejak beberapahari lalu. Semoga aparat keamanan, pecalang jagabaya desa adat sayaga dan FKUB dapat menindaklanjuti hal ini. Siapapun boleh datang ke Bali, Pulau Seribu Pura, bahkan Raja Arab Saudi saja tdk masalah datang ke Bali untuk berlibur asal tanpa agenda politik terselubung. Tapi tentu Bali menolak jika ada oknum siapapun yg datang ke Pulau Dewata dengan agenda anti Pancasila. Ngiring kawal NKRI dan Tolak Agenda Khilafah tersosialisasi di Bali karena Bali adalah pendukung setia Pancasila. Terimakasih pada teman teman LSM dan Kelompok Hindu Bali yang sudah bersuara akan hal ini dan saatnya jaga toleransi di Bali. Untuk aparat Polri dan TNI untuk membantu mengkomunikasikan hal ini. Kami meyakini bahwa umat Hindu di Bali tidak akan menolak kegiatan apapun karena Bali adalah bagian NKRI, dan semoga hal ini bisa diselesaikan dgn baik. Dan sekedar mengingatkan bahwa umat Hindu Indonesia masih menunggu kejelasan dan tindaklanjut kasus dugaan pelecehan pecalang Bali oleh Sdr Munarwan ( FPI ) yg saat ini kasusnya sudah dilaporkan ke Polda Bali oleh sejumlah eleman adat Hindu di Bali serta kasus dugaan pelecehan agama Hindu di sidang MK oleh Sdr Eggy Sujana yang juga dilaporkan oleh organisasi PERADAH ( Pemuda Hindu ) di Jakarta. Semoga semua masalah bisa diselesaikan dgn penegakan hukum yang adil. Semoga segera diklarifikasi oleh panitia dan pihak berwenang. Untuk umat yang berkeberatan, mohon tenang sambil menunggu klarifikasi. PUNAPI niki semeton jika ada saran membangun ? ( admin ) @jokowi @sekretariat.kabinet @kantorstafpresidenri @kemenko_pmk @divisihumaspolri @polhukamri @puspentni #tolakkhilafah #metangi #desaadat #jagabaya #metangi #savepancasila #savejokowi #saveahok #balishanti #dukungperppuormas #jokowi2periode #waspadaISIS #berangusradikalisme #hindubali #sukmawatisukarno #balidamai

Dr. Arya Wedakarna
9 Desember pukul 11:03
SHARET IT - Semeton Bali, kami menerima aspirasi dari masyarakat @rendraprism dan @sutyaalit terkait dgn hal ini. Dan sudah viral dimedsos sejak beberapahari lalu. Semoga aparat keamanan, pecalang jagabaya desa adat sayaga dan FKUB dapat menindaklanjuti hal ini mangde Bali Damai. Siapapun boleh datang ke Bali asal tetap komitmen dengan Pancasila. Ngiring kawal NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Mari jaga toleransi di Bali. Untuk aparat Polri dan TNI untuk membantu mengkomunikasikan hal ini. Kami meyakini bahwa umat Hindu di Bali tidak akan menolak kegiatan apapun karena Bali adalah bagian NKRI, dan semoga hal ini bisa diselesaikan dgn baik musyawarah mufakat. Kami yakin masalah bisa diselesaikan dgn adil. Semoga segera diklarifikasi oleh panitia dan pihak berwenang. Untuk umat yang berkeberatan, mohon tenang sambil menunggu klarifikasi. ( admin ) @jokowi @sekretariat.kabinet @kantorstafpresidenri @kemenko_pmk @divisihumaspolri @polhukamri @puspentni #metangi #desaadat #jagabaya #savepancasila #hindubali #balidamai #balishanti

Pertanyaannya, Mengapa Harus Menyertakan Tag #SaveAhok tetapi kemudian editan terakhir dihapus?
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+
close
loading...