loading...

KPK Pastikan Terdapat 'CAP JEMPOL' Pada Amplop yang Diduga untuk 'Serangan Fajar'

KABAR PEMILU-Heboh soal ratusan ribu amplop yang berisi uang diduga untuk serangan fajar pemilu 17 April 2019 mulai terkuak. Isu terdapat tanda yang mengarahkan pada salah satu calon pun tak mampu lagi ditutupi karena kecurangan-kecurangan yang dipertontonkan sudah semakin jelas dan terlihat secara kasat mata.

Seperti dikutip dari detik.com, bahwa KPK memastikan ada 'cap jempol' pada tumpukan amplop 'serangan fajar' Bowo Sidik Pangarso. Namun KPK belum memerinci apa maksud 'cap jempol' pada amplop itu. "Tidak ada nomor urut, yang ada adalah cap jempol di amplop tersebut," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019).
Baca juga: Geram Karena Neraca Dagang Masih Lemah, JOKOWI: Bodoh Banget Kita
"Kalau dugaan keterkaitan dan dugaan penggunaannya amplop-amplop tersebut diduga akan digunakan untuk serangan fajar, untuk kepentingan pemilu legislatif khususnya pencalegan BSP (Bowo Sidik Pangarso) di Dapil 2 Jawa Tengah," kata Febri.

Namun KPK enggan mengaitkan 'cap jempol' itu dengan salah satu pasangan calon pada Pemilu 2019. Sejauh ini Febri hanya menyampaikan tanda itu terdapat pada barang bukti berupa amplop yang disita itu.

"Tapi fakta hukumnya seperti yang saya jelaskan tadi, kami perlu tegaskan ini karena kita hanya bisa berpijak pada fakta hukum yang ada. Jadi KPK perlu meng-clear-kan ini kepada publik dari perkembangan proses pengecekan barang bukti yang dilakukan itulah fakta hukum yang ditemukan," kata Febri. (dtk, 2/4)
KPK Pastikan Terdapat 'CAP JEMPOL' Pada Amplop yang Diduga untuk 'Serangan Fajar'
Ada 'cap jempol'
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+