loading...

Kompak di MK, KPU dan Bawaslu 'Bela' Ma'ruf Amin Soal Status Jabatan BUMN

JAKARTA--Tim hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjawab gugatan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait jabatan cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin di Bank BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri. Jabatan Ma'ruf Amin dia dua bank itu sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah, dipersoalkan Prabowo-Sandiaga dalam sidang perdana di MK, 14 Juni lalu.

Kuasa Hukum KPU Ali Nurdin menyatakan Bank BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri bukan BUMN sehingga tidak menggugurkan keabsahan statusnya sebagai cawapres di Pilpres 2019.
Baca juga : Di Hadapan Majelis Hakim, Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Sebut Ada Kesalahan Teknis Input Sumbangan Kampanye Rp.19,5 Miliar
"Tidak melanggar ketentuan harus mengundurkan diri dari jabatan BUMN karena dua bank dimaksud bukan BUMN," kata Kuasa hukum KPU Ali Nurdin dalam sidang lanjutan PHPU Pilpres 2019 di Gedung MK.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga menyebut calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin tidak melanggar aturan peserta pilpres 2019 terkait status jabatan di Bank BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri.

"Bahwa pada tahapan pencalonan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, tidak terdapat temuan dan/atau laporan mengenai dugaan pelanggaran pemilu yang ditangani dan/atau ditindaklanjuti Bawaslu RI," kata Ketua Bawaslu Abhan pada persidangan di Gedung MK, Jakarta, Selasa (18/6).

Bawaslu justru mengingatkan kasus yang serupa dengan kasus Ma'ruf Amin. KPU pernah menyatakan Bakal Calon DPR Dapil VI Jawa Barat Mirah Sumirat tidak memenuhi syarat.

Mirah dinyatakan tak bisa mencalonan diri karena dianggap sebagai pegawai BUMN. Mirah Sumirat tidak menyerahkan surat pengunduran diri sebagai karyawan dari anak perusahaan BUMN PT JLJ.

Namun lewat Putusan Nomor 033/PS.REG/BAWASLU/IX/2018, Bawaslu menyatakan bahwa Mirah memenuhi syarat. "Bawaslu menilai Mirah Sumirat S.E. bukan karyawan perusahaan BUMN melainkan karyawan anak perusahaan BUMN," ujar Abhan. (Sumber : CNN Indonesia)
Kompak di MK, KPU dan Bawaslu 'Bela' Ma'ruf Amin Soal Status Jabatan BUMN
Ketua KPU
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+