loading...

Terungkap! Inilah 3 Fakta Siswa SMA Taruna yang Meninggal Saat Orientasi, Berjalan di Parit Hingga Kejang

KABAR PENDIDIKAN--DBJ (14), salah satu siswa Sekolah Taruna Indonesia di Palembang, Sumatera Selatan, meninggal usai mengikuti kegiatan orientasi yang berlangsung selama satu pekan, Sabtu (13/7/2019).

Berikut 3 Fakta Terkait Meninggalnya Siswa SMA Taruna Indonesia di Palembang Saat Mengikuti Kegiatan Orientasi;

1. Jalan kaki sejauh 8,7 kilometer
Aswin, paman korban mengatakan sebelum meninggal DBJ berjalan kaki sejauh 8,7 kilometer bersama siswa lainnya dalam kegiatan orientasi siswa. Perjalanan tersebut mereka tempuh dari Talang Jambe hingga ke kawasan Sukabangun, Palembang. Namun, saat berjalan di parit selebar dua meter, korban mendadak pingsan tak sadarkan diri hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit.
Baca juga : TEGAS! JOKOWI PERINTAHKAN MENDIKBUD EVALUASI PPDB SISTEM ZONASI
"Kami belum tahu penyebab meninggalnya karena apa, menurut penjelasan pihak sekolah keponakan saya itu sedang mengikuti kegiatan orientasi siswa," kata Aswin, saat berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang.

2. Ada luka memar di bagian kepala dan kaki
Saat mengetahui DBJ meninggal secara mendadak, keluarga akhirnya melakukan autopsi terhadap korban untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya pelajar SMA Taruna itu. "Tadi dilihat ada luka memar di bagian kaki. Saat ini sedang dilakukan autopsi. Kami juga sudah membuat laporan ke polisi," ujar dia.

Sementara itu, dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Indra Sakti mengatakan, dari hasil pemeriksaan visum luar, ditemukan adanya tanda luka memar di bagian kepala dan kaki. "Saat diperiksa visum dalam juga memang resapan darah di kepala. Berarti ada benturan kuat di kepala. Di dada juga ada," ujar Indra.
Baca juga : Praktisi Pendidikan Minta Presiden Jokowi Hapus Pendidikan Agama di Sekolah, Begini Alasannya
3. Sempat kejang sebelum meninggal
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara  mengatakan dari hasil pemeriksaan teman korban, DBJ sempat mengalami kejang sebelum akhirnya jatuh pingsan dan meninggal.

"Penyebabnya belum disimpulkan, karena kami masih menunggu hasil autopsi dari dokter forensik. Luka lebam itu baru dilihat kasat mata. TKP hingga sekolah sudah kami cek dalam rangkaian penyelidikan," ujar Kasat. [kom]
Terungkap! Inilah 3 Fakta Siswa SMA Taruna yang Meninggal Saat Orientasi, Berjalan di Parit Hingga Kejang
Siswa SMA Taruna Indonesia
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+