loading...

Menteri Agama : Kasus Perusakan Tempat Ibadah Sangat Kecil

KABAR ISLAM--Menteri Agama Fachrul Razi menanggapi kasus perusakan tempat ibadah di Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut), yang viral di media sosial. Fachrul menyatakan, perusakan tempat ibadah memiliki rasio yang sangat kecil dibanding dengan jumlah tempat ibadah di Indonesia.

"Sebetulnya kasus yang ada, kita bandingkan lah ya, rumah ibadah di Indonesia ada berapa juta sih? Kalau ada kasus 1-2 itu kan sangat kecil," kata Fachrul di Kota Bogor, Kamis (30/1).
Baca juga : Pengurus MUI Minta Mahfud MD Segera Bertaubat, Begini Alasannya
Kendati demikian, Fachrul menegaskan, perusakan tempat ibadah merupakan aksi kriminal yang harus ditindak secara tegas "Kalau itu perusakan rumah ibadah pasti kriminal lah. Ndak boleh. Tapi kita tunggu saja, karena itu sudah ditangani oleh aparat hukum kita tunggu proses hukum," jelasnya.

Fachrul pun menjelaskan, kasus tersebut juga telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat. Fachrul menyatakan telah mengambil sikap untuk menindaklanjuti kasus yang menyangkut perusakan tempat ibadah.

Fachrul meminta, agar masyarakat tidak terprovokasi dengan aksi perusakan tersebut karena hanya akan memperkeruh situasi yang ada. "Jangan sampai ada yang terpancing! (Itu) merugikan umat dan bangsa," tegasnya.

Seperti diberitakan, viral di media sosial video perusakan mushala Al Hidayah di Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara, terjadi pada Rabu (29/1) sore tepatnya pukul 17.48 Wita. (rol, 31/1)
Menteri Agama : Kasus Perusakan Tempat Ibadah Sangat Kecil
Menteri Agama
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+
close
loading...