loading...

Siap-siap! Polisi akan Datangi Rumah Pemilik Kendaraan yang STNK-nya Mati

Jakarta - Polisi akan mendatangi rumah penunggak agar target pajak tercapai. "Ya mendatangi (rumah wajib pajak) juga. Kita mendampingi badan pajak," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (11/8/2017). Razia dilakukan untuk mengejar target penerimaan pajak kendaraan bermotor sebesar Rp 12,9 triliun.

Sekda DKI Saefullah berharap target tersebut tercapai pada akhir tahun ini. "Masyarakat kita minta dibayarkan pajaknya. Kita ini targetkan pajak kendaraan bermotor Rp 12,9 triliun. Per hari ini baru 60 persen. Mudah-mudahan warga Jakarta bisa taat pajak semua," tutur Saefullah dalam kesempatan yang sama.
Baca juga : ORMAS Berseragam Mirip TNI Bakal Ditindak Tegas, Begini Penjelasannya

Sementara itu, menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto bahwa operasi door to door ini dilakukan dengan awal mencari data pemilik kendaraan yang STNK-nya mati. Lalu langkah selanjutnya akan didatangi ke rumah sesuai alamat yang tertera di STNK.

"Dilihat dari data didatangin, ya lettingnya dari pajak. Polsi back up kalau di jalan. Kalau yang berwenang aktif door to door, pajak yang berwenang. Ketahuan mobil ini alamatnya di sini, dan berapa tahun belum bayar pajak," jelas Budiyanto.

Budiyanto mengatakan hal ini dilakukan dengan kerjasama bersama Badan Pajak dan Retribusi Daerah. Rencananya, polisi juga akan menggandeng pihak RT, RW, serta Kelurahan agar tidak terjadi kesalahpahaman saat melakukan operasi door to door.

"Rencananya kita belum tahu persis. Ya kerjasama Badan Pajak, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, semua kita evaluasi," ucapnya. (dtk)
Siap-siap! Polisi akan Datangi Rumah Pemilik Kendaraan yang STNK-nya Mati
Ilustrasi (foto : detik.com)
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+